Tentang Gusar

 Pagi hari ketika terbangun dengan keadaan sangat gusar....


Beberapa kali dibuat gusar olehnya, betapa tidak setelah bangun ada perasaan nyaman yang terbawa sampai ke kenyataan. Buah dari bunga tidur malam itu nampaknya masih kerasa. Dalam mimpi sosok yang tak asing lagi hadir disamping menemani, bahu hangatnya menjadi tempat sandaran di momen yang tak begitu teringat kejadian apa persisnya. Hanya saja, saat menyadarinya itu hanya bunga tidur membuat hati semakin gusar dibuatnya, apakah hanya bunga tidur semata, atau menjadi pertanda hati sedang bertaut kepadanya. Lagi-lagi rasa yang datang terlambat dan diam-diam membuat semakin bimbang terikat karenanya. 

Disaat yang tidak tepat beberapa bunga tidur selalu berhasil membuat hati tergerak, pikiran tersentak dan jari bergerak untuk mengabadikan momennya pada bagian sebuah mimpi belaka. Pernah sosoknya hadir sebagai penyelamat saat diri berada pada keadaan sangat terhimpit, hampir mendapat perbuatan pelecehan dari seseorang saat sedang mengikuti kelas atau barisan. Berkat bantuannya bak pahlawan, dia mampu menenangkan dan menjadi penyelamat, jika diingat baik-baik dirinya seperti sangat cerdas dalam mengambil keputusan untuk menyelamatkan. Lupa persisinya memimpikan ini setelah ku adukan pada Tuhan meminta petunjuk atau tidak, tetapi mimpi ini menjadi mimpi yang paling membuat merinding, betapa adegan yang menyeramkan yang biasa kulihat di film atau berita aku alami walau hanya dalam mimpi. 

Semoga tak ada lagi kegusaran yang membuat hati terpikat dengan sosok yang belum menjadi seseorang  halal untuk dipikirkan. 




Komentar