Semester Akhir Bisa Juga Berakhir
Foto Pasca Sidang Skripsi⬇️
Foto Timeline dan Targetan selama Skripsian⬇️
Foto Wisuda Online ⬇️
Saat memasuki semester akhir jiwa panik kita pasti meronta-ronta bener gk? Wkwkwk
Melalui tulisan ini aku mau cerita bagaimana melalui semester akhir yang luar biasa menguras segalanya tenaga jiwa dan raga.
Dimulai saat memasuki semester 7 akhir dimana jurusan PGMI baru menyelesaikan PLP atau PKL belajar menjadi guru di Sekolah tujuan selama setengah semester. Setelah itu biasanya sudah ada informasi untuk proses penyusunan proposal sampai jadwal-jadwal ujian Proposal.
Ujian proposal biasanya mencangkup bab 1- bab 3 penelitian kita. Nah waktu itu setelah selesai masa PLP mulailah masuk grup angkatan keperluan proposal, sidang dll about semester akhir pokoknya. Awal masuk grup setelah dapat info seputar jadwal pelaksanaan ujia proposal mulailah ada bahasan untuk list rencana judul penelitian kita.
Saat itu aku memang berencana menggunakan judul yg aku gunakan saat matkul metlit, tp ternyata karena tahun 2020 adalah masa-masa pandemi akhirnya judul itu urungku gunakan. Judulnya tentang penggunaan metode pembelajaran terhadap berpikir kritis.
Alhasil mulailah aku berpikir keras apa judul yang bisa aku gunakan, karena dosen kami di kampus mengarahkan untuk ambil judul yang memabg bisa sekalian ambil data sewaktu PLP di sekolah suapaya gampang saat penelitian. Jadilah aku memikirkan lagi apa yaa masalah yang aku temui saat mengajar anak-anak kelas 6.
Saat menunggu temen seperPLPan bareng aku kepikiran apa ngambil judul tentang media evaluasi pembelajaran online ajah ya "Quizizz" yang pernah aku gunakan saat pembelajaran di plp. Akhirnya aku coba cari penelitian terdahulu ternyata cukup banyak penelitiannya tetapi yamg tingkat SD masih sangat sedikit. Akhirnya aku list judul tersebut dan alhamdulillah tidak ada yang memiliki judul sama denganku.
Setelah selesai ngelist judul dilanjut pengajuan acc judul penelitian dengan mencari referensi dari sumber internasional dan sumber nasional. Mana banyak banget sumber internasionalnya 8 bayangkan harus translate dulu judul yang mau kita cari dan translate juga penelitian terkait nya untuk mengetahui apakah benar penelitian tersebut sesuai dengan apa yang ingin kita teliti.
Setelah menyelesaikan acc judul dilanjut proses penyusunan Proposal. Saat sahabat-sahabat geng di kelas sudah pada daftar sidang proposal dan mendapat jadwal aku masih proses revisian, karena memang dosen yang aku ambil atau dospem (dosen pembimbing) aku adalah dosen yang memang hanya melakukan bimbingan via wa dan email. Dengan waktu yang tak pernah menentu paling lama aku pernah menunggu jawaban hampir sebulan karena beliau sedang proses persalinan. Tapi yang luar biasanya adalah beliau dospemku sangat profesional bahkan brliau gk cuti lama sudah mulai ngecekin punya mahasiswa termasuk proposalku. Alhamdulillah setelah 5x revisian dengan banyak perubahan dan perbaikan aku di acc untuk sidang proposal. Sat itu adalah waktu terakhir jadwal ujian proposal yang disediakan oleh jurusan 25 Maret 2021. Setelah jadwal itu biasanya mahasiswa akan menunggu dapat jadwal setelah ada beberapa mahasiswa lainnya yang juga ikut mendaftar.
Dari proses sidang proposal ada dramaqueen yang terjadi. Berikut ini kuceritakan :
Ketika pengumuman jadwal aku mendapat 2 jadwal dengan 3 dosen yg berbeda. Karena saat mendaftar aku memang sengaja 2x karena khawatir yang pertama belum keinput. Jadwal pertama dengan 1 dosen metlit yang cukup killer dan sekretaris jurusan. Sedangkan jadwal kedua dosen 1 adalah dosen yang terkenal paling sensitif dan sekretaris jurusan.
Setelah aku melaporkan pada pihak jurusan qadarullah aku mendapat yang jadwal pertama dengan dosen 1 (dosen metlit) dan dosen 2 adalahs sekretaris jurusan. Biasanya dijurusanku kalau sudah dapat jadwal langsung menanyakan kepada dosen terkait apakah bersedia menguji proposalku sesuai dengam jadwal yg ditentukan. Baiklah lanjut setelah selesai menanyakan kesediaan dosen 1&2 untuk menguji proposalku. Akhirnya beliau keduanya bersedia.
Dosen 1 memang terkenal dengan ujian langsung dikampus offline walaupun saat itu sedang masa kuliah online. Alhasil aku datang ke kampus untuk melakukan ujian proposal. Saat beliau menguji aku tidak sampai presentasi hanya langsung tanya jawab dan beliau langsung mengecek proposal sekaligus menandai mana saja yang perlu diperbaiki/revisi. Banyak pertanyaan yang belum bisa kujawab hingga celetuk dosen metlitku itu "Kamu metlit sama saya kan dosennya?"
Ku jawab : "Iya bu".
"Kamu nilainya semester lalu dapat berapa metlit?" Tanya dosenku lagi.
"Alhamdulillah A bu". Jawabku malu.
"Saya kurangi ya nilai kamu, .... " jawab dosenku. Kalimat lainnya lupa intinya beliau kecewa dpat A tp aku gk paham sma metlit yang beliau tanya. Waktu itu kalo gk salah beliau lagi menanyakan kenapa aku pake kolmogrof semirnof uji normalitasnya padahal sampelnya sedikit. Akhirnya diarahkan untuk pakai uji samphiro wilk kalo gk salah namanya. Dan juga kenapa uji hipotesisnya one sample t test padahal bisa pakai two paired t test.
Maklumlah metlitnya online, kurang baca buku dan juga memang penelitiannya gk tercerahkan karena bentuk gambaran penelitian yang mau aku ambil berbeda dengan beberapa penelitian terdahuku jadilah kek yang bingung sendiri dalam menentukan, terlebih lagi selama prosea bimbingan gk diarahkan terkait metlitnya hanya isi dari proposalnya yang menjadi fokus bimbingan.
Panik dong waktu dosen 1 bilang mau nurunin nilai metlitku padahal itu MK (Mata Kuliah) seester 6 kalo gk salah, udah lama banget. Alhamdulillah ternyata engga beneran di turunin nilainya cuma bercanda tp agak membuat panik hayati. Lanjut dramaqueen kedua adalah sidang dosen 2 awalnya beliau minta sidang online dengan berbarengan bersama beberapa temen lainnya yg juga di uji beliau. Kami janjian lah hari tersebut lupa harinya hari apa, terus kita semua udh siap. Aku yang jd juru penghubung sengan dosen 2 tersebut, saat room zoom sudah siap, mahasiswa yg diuji juga sufah siap dari jam 9-12 kami masih menunggu beliau hadir.
Aku terus menghubungi tapi beliau gk ada kabar, alhasil karena kesal akupun dibuat nangis karena terlalu ekspetasi dan berharap sama jadwal hari itu. Bayangkan aku sudah mempersiapkan dengan sangat rapi, sudah yakin akan ujian hari itu, dan sudah menuggu beberapa jam untuk ujian ternyata tanpa kabar ba bi bu bo dosen 2 hilang tanpa kejelasan ujian hari itu. Air mata turun disertai kesesakkan di dada yang terasa, untungnya aku punya sahabat yang baik banget mereka memberikan dukungan dan semangat untukku yang saat itu sedang runtuh banget. Mereka memberi masukan dan harapan supaya aku ikhlas dan sabar pasti nanti ada jadwal yang lebih baik lagi.
Setelah itu aku lupa momennya kapan, akhirnya beliau dosen 2 ku memberi kabar kalau beliau bisa hari Sabtu, ba'da shubuh. Maka tanpa basa basi lagi hari Sabtu pagi aku dan teman-teman menyepakati dan siap diuji ba'da shubuh. Benar-benar luar biasa kan ujian di waktu saat ngantuk"nya tp alhamdulillah lumayan sepi"nya karena masih pagi.
Setelah selesai ujian akupun mencoba revisian tetapi karena terlalu asyik dengan ebberapa kesibukan akhirnya 3 bulan terlewat dan aku baru mendatangi dosen 1&2 untuk mendapatkan acc proposal skripsi. Saat proses meminta ttd acc dosen 1 aman akan tetapi beliau mau tanda tangan setelah dosen 2 ttdin form acc proposal skripsi ku. Akhirnya aku datangi dosen 2 padahal saat proses sidang beliau hanya mengarahkan dan tetap dengan persetujuan dospemku untuk penambahan variabel Y di judul penelitianku. Karena aku merasa tidak ingin menambahkan pikirku akan sulit jika ditambah variabel hasil belajar karena aku memang menghindari itu sedari awal penyusunan. Akhirnya aku dan beliau agak sedikit berdebat di ruang jurusan. Tapi dengan sangat terpaksa dan sesak di dada akhirnya aku hanya mengiyakan arahan beliau untuk menambahkan variabel Y kedua. Alhasil penelitianku menjadi 3 variabel.
Setelah mendapat acc dosen 2 maka aku balik lagi ke dosen 1 awalnya beliau kontra dengan hadil revisian dosen 2 karena beliau yang merupakan dosen lulusan S3 kalo gk salah mengatakan judulku sangat sulit seperti judul tesis karena biasanya S1 hanya variabel X yg sampai 2 sedangkan Variabel Y biasanya hanya 1 sedangkan judulku malah Variabel Y yang 2. Tapi karena beliau juga tidak bisa membantu banyak beliau hanya menyemangati dan memberi arahan lanjutan untuk proses berikutnya serta akhirnya aku dapat acc proposal setelah prosea bolak-balik sebanyak 2 atau 3 kali yaa lupa dibarengi dengan penyusunan indikator dan angket penelitian.
~ Akhirnya damaqueen ujian proposa pun selesai.
Berlanjut saat proses ambil data skripsi karena penelitianku menggunakan proses perlakuan sebelum dan sesudah aku rancang penelitian selama 4 hari sesuai arahan dari dopemku. Saat proses pengambilan data karena online dan juga yang aku ambil adalah kelas 6 semester genap sudah banyak yg lanjut ke pesantren jadilah beberapa data kurang dan aku melakukan eliminasi dari sampel sebelumnya. Ada anak yang awalnya bilang bisa tetapi selama proses pembelajaran dan ambil data dia tidak ada😭.
Ada juga yang tiba" dipertengahan hilang terus haris dihubungi berkali" dan ekstra dabsr saat ambil data di akhir pertemuan.
Maa syaa Allah benar-benar luar biasaaa, mana saat pengambilan data itu aku sedang sakit merasakan gejala" covid seperti tidak berfungsinya indra penciuman, indra perasa, dan lumayan flu batuk. Nikmat banget mungkin bisa saja saat itu aku menyerah dan gagal ambil data. Tapi karena aku tidak mau mengganti materi lagi untuk ambil data semester ganjil akhirnya aku paksakan diri untuk tetap berjuang menyelesaikan targetan yang aku buat. Karena jujur aku selalu membuat list apa yang akan aku lakukan khususnya saat awal semester akhir dan awal sebelum ambil data.
Maka semaksimal mungkin aku berusaha merelaisasikan apa yang sudah aku tuliskan. Alhamdulillah seminggu kelar ambil data, berlanjut proses rekap dan analisis data menggunakan SPSS. Alhamdulillahnya aku ikut matkul Praktik Komputer SPSS jadi saat proses olah data skripsi aku lumayan bisa dikit walau tetap dibantu dengan video youtube. Karena apa yang dipelajari berbeda dengan apa yang aku hadapi di skripsi.
Proses data pun sempat tersendat dan aku frustasi karena datanya tidak normal, aku ebrtanya pada beberapa teman yang sudah sidang mereka menyarankan untuk otak atik data tetapi aku tidak berani. Akhirnya aku coba cari sumber-sumber di youtube dan tanya melalui komentar di salah satu akun youtube yang aku tonton begitu dapat jawabannya aku mulai tercerahkan. Awalnya aku sangat pesimis karena datanya gk normal otomatis dalam proses uji t gk bia seperti apa yg aku rencanakan.
Karena uji parametrik mengharuskan data normal, maka karena dataku gk normal harus menggunakan uji nonparametrik. Uji t srbekumnya 2 paired t test menjadi uji alternatif yaotu uji Wolcoxon. Alhamdulillah kalau saja Allah tidak gerakkan hati untuk mencoba bertanya di komentar salah satu akun youtube mungkin sampai sekarang aku belum ketemu jawabannya. Karena memang di buku metlit yang aku brli tidak lengkap membahas proses pengolahan data.
Akhirnya selesai juga uji t dengan uji alternatif tersebut. Lanjut saat proses analisis aku kembali tersendat karena Variabel Y2 yang ditambahkan saat revisian tidak berpengaruh, hasilnya Variabel X terhadap Y1 berpengaruh sedangkan X terhadap Y2 tidak berpengaruh.
Gubrak....
Bagaimana lagi menyelesaikannya, karena jujur semua penelitian relevan dari penelitian aku hasilnya adalah berpengaruh. Aku belum berani bimbingan lagi karena takut disuruh ambil data ulang sedangkan saat itu kelas 6 sudah kelulusan. Saat momen sedang kerumah guru MAN ku dulu aku mendapat pencerahan untuk gapapa ikhlas kalaupun harus ambil data ulang atau coba tanya dospem aku harus bagaimana. Alhasil aku bimbingan setelah itu dospem aku mengarahkan untuk mencari referensi yang menguatkan kenapa bisa aku dapat hasil yg tidak berpengaruh juga smabil mengaitkan dengan kejadian sebenarnya saat proses ambil data atau pembelajaran adakan faktor" penyebab kenapa Variabel X1 terhadap Y2 tidak berpengaruh.
Setelah aku mengingat beberapa kejadian alhamdulillah terbuka jalan memang ada beberapa faktor dan berkesinambungan dengan referensi yang aku temukan sehingga menguatkan hasil penelitian aku yg tidak berpengaruh tersebut. Akhirnya proses bimbinganpun berlanjut dengan semakin memperbaiki kualitas isi dan data yang aku analisiskan di skripsiku.
Alhamdulillah setelah kurang lebih 5x bimbingan beserta uji referensi skripsi aku diacc untuk mendaftar sidang skripsi. Saat itu aku ingat sekali aku mendaftar Semptember untuk mendaoatkan jadwal bulan Oktober berbarengan dengan sahabatku daftarnya. Namun qodarullah link yg kami daftarkan sidang skripsi tersebut mengalami kerusakan. Dan kami baru mendapatkan info sebulan tepat bulan oktober yang seharusnya menjadi jadwal sidang aku dan sahabatku.
Akhirnya bulan oktober itu kami mendaftar, dengan aku mendaftar tanpa melampirkan lulus uji TOEFL. Harusnya tidak bisa mendapatkan jadwal tp atas kehendak Allah namaku terjadwal bisa ikut sidang walaupun data nya masih kurang yaitu kutang sertifikasn TOEFL/TOAFL. Tgl 17 November 2021 adalah jadwal sidang Munaqosyah ku dengan Dosen 1 yang sebelumnya gagal meguji proposalku dan dosen 2 adalah dosen matematika.
Beberapa hari sebelum tgl 17 aku selalu menangis dan meminta pertolongan kemudahan dari Allah karena memang kedua dosen penguji skripsi ku yang pernah aku lihat saat menguji sangat detail bahkan dosen 2 waktu kating sidang menanyakan metlitn dan perhitungan spss. Maka aku mempersiapkan jalur bumi dan langit, jalur langit terus memanjatkan doa dan meminta doa dari guru, dosen, teman", emak dan keluarga. Sedangkan jalur bumi ku tempuh dengan menulis kembali rangkuman" penting dan persiapan presentasi terbaik dari skripsiku dibantu kakak kelas di organisasi.
Bahkan aku yang terbiasa pelor (Nempel dikit Molor) hari itu malam hari sebelum sidnag aku tidak bisa tidur dengan nyenyak benar" tidur di ruang tamu dengan posisi duduk sambil membaca skripsi dan menghafal rangkuman" yang sudah kubuat serta latihan lresentasi selama 5 menit.
Saat Prose sidang skripsi ⬇️
Presentasi kulakukan secepat mungkin, karena khawatir dihentikan paksa oleh dosen 2 karena kelamaan.
Proses tanya jawab kulalui dengan aman tetapi ada 1 pertanyaan yang terlewat padahal itu pertanyaan mudah dan temenku sebelumnya sudah mengingatkan tetapi aku lupa, karena aku terbiasa faham variabel X dan Y atau Variabel Bebas dan Terikat. Tetapi saat sidang dosen 1 menanyakan variabel Dependent dan Independent sebenarnya sama saja antara variabel bebas dan terikat, namun karena aku lupa sempat langsung ku searching dari hp tetapi malah salah yang aku buka sungguh memalukan 😌.
Sedangkan dosen 2 alhamdulillah pertanyaannya bisa kujawab meskipun pasti tidak terlalu baik Jawabannya hanya sebatas kemampuan dan pengetahuanku saja. Yang membuatku bangga dan bahagia adalah saat diakhir sidang dosen penguji 1 memberikan apresiasi atas pengerjaan skripsiku yang benar" adalah hasil kerjaanku karena terbukti dari hasil nya meski salah satu variabel tidak berpengaruh tetapi tetap disajikan apa adanya. 😭 Ketika selesai sidang aku gk lantas happy karena ujian datangs setelahnya. Tepat setelah selesai sidang emak sakit dang mengajak aku untuk anterin berobat. Qadarullah beberapa sakit yang diderita beliau kumat lagi. Lengkap sudah nano-nano emosi yang aku rasakan hari itu. alhamdulillah 'ala kulli haal.
Alhamdulillah proses revisian tidak berlangsung lama 2 bulan lamanya selesai dan pada 26 Februari 2022 Allah izinkan aku di Wisuda Online. Tepat 2 hari sebelum ulang tahunku. Rasanya nikmat sekali Allah izinkan hadiah bagi diriku sendiri adalah kelulusan studiku selama S1 di UIN Syarif Hidayatullah. Meskipun rencana wisuda memboyong keluarga besar gagal tidak mengapa karena wisuda online ku berdua bersama Emak. Semoga Baba yang sudah di alam barzakh bisa melihat perjuangan anak perempuannya ini mewujudkan Impian dan Harapannya semasa hidup ingin anak perempuannya kuliah seperti anak rekan bisnisnya semasa di dunia.
Huaaa alhamdulillah ternyata apa yang dulu kita anggap sangat sulit dan mustahil mudah di lakui dengan bantuan dan pertolongan Allah semua bisa kita laluia dengan atau bersama beberapa drama kehidupan didalamnya. Tetapi menjadi bumbu-bumbu manisnya perjalanan kita. Buat semua yang sedang di titik akhir semester proses menyusun penelitian semangat jangan sampai putus asa pokoknya, jangan malu bertanya kesiapapun kalo emang butuh bantuan harus ilangin ego buat gk enak minta tolong karena kalo gk berusaha gk akan ada hasilnya. Usaha dan Doa jangan sampai lupa.
Okey sekian ceritanya ini ditulis sambil mengenang masa yang sudah terlewat semiga ada ibrah dan juga sebagai pengikat ingatan yang hayati miliki tentang suatu kejadian. Karena pasti suatu saat ingatan tentang kajian yg sudah lalu akan hilang entah apa penyebabnya selalu seperti itu. Jadi adanya blog ini dengan beberapa tulisan didalamnya upaya untuk tetap mengingat momen yg terjadi. 🌻
~aif







Komentar
Posting Komentar