Review Film

 Riview Film Korea Terbaik




Jika kita berbeda sendiri dan menjadi asing di antara keluarga inti (ayah,ibu,dan adik) metupakan pukulan terberat dalam kehidupan. 

Menjadi asing dikeluarga, bukanlah hal yang mudah. Dan hal itulah yg dialami pemeran untama dalam film keluarga bisu di Korea. 

Entah film tersebut diproduksi tahun berapa, namun ketika menemukan di youtube baru di upload sekitar 4 bulan yang lalu. Di channel Drama Populer. 

*Ringkasan Cerita

https://youtu.be/1P11eX1NE_w

Film ini bercerita tentang satu keluarga inti di Korea yang memiliki keadaan spesial dimana ketiga anggota keluarga tersebut menderita Tuli. Ayah dan adik dari pemeran utama adalah penderita tuli sejak lahir namun, sang ibu menderita tuli ketika berusia anak-anak. 

Yang menarik adalah salah pemeran utama tidak mengalami tuli, seperti anggota keluarganya yg lain. Namun, dia selalu merasa terasingkan karena hanya ketiga anggota keluarganya yang sama-sama tuli saja yang sering berkomunikasi dengan seru. Sedangkan dirinya hanya melihat mereka bercengkrama. 

Pemeran utama masih anak-anak dan kejadian yg dialaminya membuat dirinya mendapat tekanan dan berkeinginan untuk menjadi tuli juga setiap pagi sebelum berangkat ke sekolah pemeran utama selalu mendatangi vihara untuk berdoa agar dirinya jadi tuli. Hal tersebut dia ceritakan pada teman sebangku sekolahnya dan juga teman dekat di rumahnya. 

Dia menceritakan karena dirinya selalu merasa asing dirumah. Lalu dibantu temannya beberapa hari dia menggunakan mp3 dengan bolume terkeras agar dia menjadi tuli, namun hasilnya nihil. Dia hanya merasa pusing tapi tidak menjadi tuli. Akhirnya setelah mendengar siaran televisi ada salah satu penyelam yg sedang di wawancara mengatakan dirinya tidak dapat mendengar dengan baik lantaran terlalu lama menyelam. 

Kemudian, mencoba lah anak perempuan pemeran utama tersebut. Dia melompat ke laut saat ayahnya sedang memancing. Ketika dibawa kedokter, saat ditanyakan oleh dokter dan bibinya apakah dirinya bisa mendengar atau tidak?. Dia menjawab tidak dapat mendengar.

Sang Ibu awalnya merasa terpukul, ayah dan adiknya tampak terkejut juga. Namun, terlihat penerimaan dari keluarga dan juga dirinya menjadi lebih leluasa berbicara dengan keluarganya. Hal yang tidak disangka adalah ternyata pemeran utama sengaja mengaku tidak dapat mendengar padahal ia bisa mendengar. 

Selama ia berbohong dan mengakui tidak dapat mendengar, ia mendapati banyak pembelajaran dan informasi yang mengejutkan. Dimana ayahnya tidak dapat menulis karena waktu kecil ayahnya ingin bersekolah, namun lantaran dahulu ketika ayahnya kecil belum seperti ini anaknya diterima oleh teman-temannya dan tidak diejek. Waktu ayahnya kecil selalu diejek dan ia pulang dengan menangis, akhirnya ia tidak bersekolah dan hanya belajar memancing. Memancing adalah teman satu-satunya. 

Lalu cerita berikutnya datang dari adiknya yang jago sekali bermain bola, siapa sangka dia hanyalah pemain penggati dan tidak bisa ikut bertanding lantaran dia tuli. Akhirnya sang kakak meminta bantuan pada ayah temannya sebagai kepala desa untuk berbicara dengan pelatihnya agar sang adik bisa ikut bertanding. Akhirnya sang adik bisa ikut bertanding meskipun memang menjadi pemain pengganti. 

Lalu pengalaman terbaik dan menjengkelkan ia dapati ketika berbelanja bersama ibunya, saat itu ia masih berpura-pura tuli. Banyak cibiran yang ia dengar terlontarkan kepada sosok ibunya dan dirinya yang tuli. Ia sangat kesal dan jengkel namun, ia masih menahannya. 

Lalu akhirnya dia mengakui kebohongannya saat sedang berdiskusi tentang rencana adiknya yang akan dioperasi. Dia tidak ingin adiknya operasi karena yang dirinya dengar di dokter adiknya tidak akan bisa bermain bola lagi jika ia dioperasi. 


*Pelajaran Hidup yang Bisa Diambil:

  1. Perbedaan seharusnya menjadi hal yang manis untuk saling menyempurnakan satu sama lain. Bukan saling menghakimi atau iri.
  2. Tuhan selalu memberikan keadilan dalam kehidupan, pandangan manusia memang lebih kecil melihat nikmat yang Tuhan berikan. Namun, nyatanya Tuhan selalu memberikan Keadilan.
  3. Belajarlah mencintai keluarga meskipun memiliki kebutuhan khusus dan terimalah dengan lapang dada.
  4. Apa yang terbaik menurut kita belum tentu terbaik menurut Tuhan. 
  5. Ada sisi baik dan buruk dari setiap keadaan, seperti ada kondisi baik saat pemeran utama menajdi tuli, juga ada sisi buruk dimana ia menjadi bahan ejekan dan direndahkan orang.
  6. Setiap orang pasti memiliki kekurangan, namun Tuhan pasti memberikan kelebihan juga disampingnya. Jangan tutupi kelemahan dengan ketidak bersyukuran dan iri pada keadaan orang lain. Cukup gali potensi dan kelebihan diri untuk menutupi kelemahan yang kita miliki. Agar tidak ada orang yang meremehkan kekurangan kita. 
Kalideres, 24 Mei 2021
#Nontondrakor
#MemanfaatkanWaktuProduktif
#FilmKeluarga
#BanyakNilaiKehidupan

Komentar