MY
PROJEK
One
Month One Book and One Resume (OMOBOR)
Judul Buku : Bait-Bait Multazam
Penulis :Abidah El-Khalieqy
Penerbit : Mizan Digital Publishing
Tempat, Tahun
terbit: Jakarta Selatan,2015
“ Hijrah
sejatinya bukanlah sebuah perjalanan yang indah kelihatannya, banyak duka, duri
dan perjuangan yang tiada tara mesti dijalankan para pelaku hijrah lillahi ta’ala.
Namun alangkah luar biasanya perjuangan para hijrah dalam merubah takdir menjadi
individu yang lebih baik, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. “
“
Kasih sayang yang tiada tara akan selalu menyertaimu para pejuang hijrah. Jangan
takut dengan ocehan mereka yang tak menginginkan perubahan baik padamu, anggap
saja debu yang lewat tanpa permisi dan tak berguna. Lihatlah perjuanganmu
karena siapa, Karena Allah SWT kan yang telah menganugrahimu hidayah yang luar
biasa dan tidak semua orang mendapatinya. SEMANGATTTT Allah Always With You ^-^
“
Resume Buku:
Ketika membaca buku ini, aku merasaka
koq seperti sedikit gaya pembawaan penulis terkenal Ustadz Habiburrahman atau
biasa di panggil kang Abik. Akan secara keseluruhan terdapat perbedaan
didalamnya. Buku Bait-bait Multazam ini novel yang dibalut sejarah dan
pengetahuan islam didalamnya, akan tetapi tidak mengurangi ciri khas novel yang sedang
di ceritakan. Dalam buku ini berisikan cerita perjalanan hijrah seorang laki-laki
yang berkelahiran medan dan bukan dari keluarga muslim. Akan tetapi bagaimana
Allah menghadirkan indahnya cahaya islam untuk beliau, setelah cukup lama
mempelajari Al-Qur’an dan belajar di negeri Suriah Allah beri izin untuk
dirinya berkunjung ke Baitullah dan menjadi seorang tour guide dalam perjalanan
Haji.
Kemudian
Allah pertemukan dengan seorang wartawan penulis yang cukup nyambung dengan
dirinya, dan timbulah percikan cinta kepada sang novelis. Awalnya memang hanya
sekedar berniat menulis cerita kisah hijrah seorang yang luar biasa namun,
berakhir dengan hubungan yang semakin hari semakin dekat. Tak dapat dipungkiri
bahwa dirinya telah jatuh cinta oleh seorang novelis yang tengah mewawancarai
dirinya. Bahkan diakhir perpisahan sebelum kepergian sang novelis yang masih
mewawancarai dirinya untuk terakhir kali ia memberanikan diri untuk siap Ta’aruf
setelah menyelesaikan S1 nya.
Akan
tetapi sayang sekali pada akhir cerita dalam buku ini masih menggantung bagi
saya, karena di akhir cerita tidak dituliskan bagaimana kelanjutan dari kisah
keduanya, apakah benar-benar sampai Allah izinkan menuju bahtera rumah tangga
atau yang lainnya. Mungkin masih ada kelanjutan kisah lainnya, wallahu”alam. Tapi
yang pasti dalam buku ini sedikit kita diajak bervisualisasi bagaimana ketika
berada di Negara Kota suci Mekkah (Tanah Haram) yang dijaga Allah SWT.
Oh iyaa buat yang mau baca buku ini bisa buka di aplikasi Ipusnas, tersedia buku ini dan bisa dipinjam selama satu minggu selain itu juga dapat di perpanjang. Sekarang era digital dan sangat memudahkan untuk mencari sumber atau buku-buku yang mau kita baca. SEMANGAT LITERASI :)
#Projek3
#bacayuk
#Semangatmenulis
#Gurujanganmalasbaca
#Bismillahprojeksukses

Komentar
Posting Komentar