Sepenggal Harapan

Dahulu aku menginginkannya
 melebihi pada hal kemauan dan keinginanku
Tapi kini ketika aku mendapatkannya
Sulit kurasa ketenangan seperti dahulu
Kini aku disibukkan banyak aktivitas
MembuatMe hampir melupakan kewajibanku

*

Dahulu memang inilah yang indah 
Dan menjadi target utama
Tapi kini aku sudah tenggelam
Terjun hingga ke dasar jurang 
Ketidak berdayaan mengatur waktu
Hingga melalaikan impian tertinggiku

**

Bukan..  Bukan inilah keinginanku 
Tetapi kapal sudah berlayar
Nasi sudah menjadi bubur
Seperti angin akan terus berhembus
Kesana kemari tanpa permisi
Takboleh ada penyesalan kembali

***

Seperti waktu tak pernah lelah
Memutar dan memberi isyarat
Begitupun mimpiku harus berlanjut
Meski keadaan sudhs tak sesuai harapan
Yakinlah Allah kan selalu menyambut
Setiap harapan penuh istiqomah 

****

Tetap semangat mengejar taubat
Carilah hidayah Tuhan dengan giat
Lelah untuk untuk akhiratmu
Akhir atau untuk syurgamu
Pasang langkah kaki dengan pasti
Menuju kehidupan kekal abadi


Ciputat,  8 Agustus 2018
*aiftabassam

Komentar